Ketika membahas backup, kita berfokus pada penciptaan salinan terpisah dari data, di mana sistem, aplikasi, atau data secara berkala disimpan di penyimpanan eksternal yang disebut backup target. Konsep dasar backup adalah menciptakan versioning pada titik waktu tertentu, memungkinkan kita untuk kembali ke kondisi sebelumnya jika terjadi masalah seperti kerusakan sistem, korupsi data, atau kegagalan lainnya.
Tujuan
Melakukan pencadangan berkala pada server, sistem, atau file.
Memindahkan data yang jarang diakses dari penyimpanan utama ke penyimpanan tingkat rendah (lower-tier storage).
Mengurangi kebutuhan kapasitas di penyimpanan utama.
Memenuhi persyaratan kepatuhan (compliance) terhadap regulasi dan kebijakan data.
Benefit
Menjamin Kelangsungan Bisnis: Memastikan operasi bisnis tetap berjalan meskipun terjadi kegagalan atau kehilangan data.
Penghematan Kapasitas: Mengurangi beban penyimpanan di sistem utama dengan memindahkan data yang tidak aktif.
Penghematan Biaya: Menekan biaya operasional dengan mengoptimalkan penyimpanan dan meminimalkan waktu henti (downtime).
Pemulihan Cepat: Memungkinkan pemulihan data secara efisien dalam situasi darurat.